Langkah berhenti di depan pintu, tenang
seperti bayangan pohon di sore hari
…
Kita tumbuh di ladang yang sama
Menyaksikan matahari terbit di waktu yang …
Dari jendela bus, kulihat tangan
menyapu serpihan kaca kecil,
di bawah papan …
Saat langkah bertemu,
Awalnya sepi,
Ketika matanya menatap,
Aku pun terpesona,
Detik …
Dalam hening senja;
Kau menjadi embun yang menetes
Di atas daun-daun yang …
Tumpukan bayangan, kayu retak,
lewat jendela kaca yang samar,
kepingan senja diam …
Di masa kecil, aku sering berkhayal,
Bersama bintang-bintang di langit malam,
Kuyakin …
sore,
sering mengingatkan aku kepada embun
Ketika pagi,
sering mengingatkan aku kepada …
Di bawah rintik, aku berdiri
Menghadapi jendela berembun
Mencari arti di balik …
Dalam gelas bening berembun,
kopi dingin menunggu,
percakapan itu tiba
menyusup lewat …
Di ruang tunggu yang sepi,
udara mendekap erat,
tanpa kata, kita melepaskan
…
Di balik kabut pagi yang pelan
aku menyisir rambut dengan tenang,
ember …
Mengapa aku harus menatap langit
ketika bintang-bintang tak lagi bersinar
Mimpi yang …
Aku menerima Sang kaca
Kaca retak berkilau yang berwarna
Cahayanya cerah sekali.. …
Hampa
Biarkan jiwa ini merindu
Melihat kau dan dia
Hampir aku terjatuh
…
Tuhan..
Sakit ini merobek jiwa
Karena ku runtuhkan harapan ayah
Menjadi serpihan …
mengapa langkah-langkah ini tak henti menorehkan cerita di pantai,
berharap ombak akan …
Di depan rumah itu, pohon ketapang berdiri,
Kita mencari alamat, tapi langkah …
Gerimis jatuh, tumpah di atap parkir
membawa suara yang tak pernah kau …
Berdiri sendiri,
Apa salahnya?
Laki-laki malang,
Kata mereka.
Pria terlambat,
Sindir mereka.
…
Aku embun
Yang akan terus menyentuh dedaunanMu
Harapku agar kau hangatkan ketidakpastianMu …
