Payung di Ujung Langit

Cahaya temaram melukis bayang,
Jalanan sepi, berkilau dalam ingatan,
Langit merintih, serpihan harapan,
Kain sobek merangkum tepi waktu.

Teh manis hangat, tiada lagi rasa,
Berkelindan di antara kata-kata,
Berharap nuansa takkan sirna,
Satu tarikan nafas, tanpa suara.

Menyusun kepingan dari keruwetan,
Setiap detik bersuara, tak terucap,
Di antara pelukan bayang kelam,
Hujan di ujung, payung tercabik.

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *