Aku pemuda, dia gadis
Aku melihatnya, dia melihatku
Hatiku bergetar, lalu bertanya
“Maukah kau jadi teman hidupku?”
Dia tersenyum, tanda setuju
“Tapi ada syarat yang harus kau tahu,” katanya
“Sampaikan saja! apa syaratnya,” kataku
“Aku butuh banyak kasih sayang”
“Hanya itu !?” tanyaku
“Ya, hanya itu, Cinta, Kesetiaan, Perhatian, dan Komitmen.”
“Jadi kapan kau akan mengajakku?” sambungnya kemudian
Tak menjawab, aku melangkah pergi, takut akan PERMINTAAN.
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply