puisi tentang kesunyian yang menenangkan
-
Kopi Dingin Sebelum Subuh
Di teras/ rak sepatu memandang
Kopi dingin/ berdiam dalam cangkir
Aroma menguap/ bersahutan dengan angin
Langit gelap/ membungkus pagi
Seolah menanti/ sesuatu yang hilang
Menetap di sudut mata/ tak terucap
Menyeruput waktu/ yang bekuDetik-detik/ seperti mengalir pelan
Menyusup ke dalam/ serpihan kenangan
Ingatan terurai/ dalam hening
Tak ada jawaban/ hanya jeda
Dari kejauhan/ bisikan …
-
Cahaya Ponsel di Malam Sunyi
Di tengah malam, layar ponsel bersinar
Mengusir gelap yang menyelimutiku
Suara anak-anak bermain petak umpet
Masih terngiang dalam ingatan yang samar
Aku tersenyum, meski hati sedikit perih
Menatap layar, seolah ada yang menatap balik
Mengulang namamu dalam sunyi yang panjangKehilangan ini tidak sepi, tidak sendiri
Ada bisik-bisik dari masa lalu
Mengajak berdamai dengan diri …
-
Lampu Jalan Berkedip
Di halte, kita berdiri, diam,
menunggu bus yang tak kunjung datang.
Lampu jalan berkedip pelan, seperti,
ingatan yang terpecah, berbisik.Kata-kata tak terucap, tertinggal,
di antara napas dan dingin malam.
Kehilangan tak beralasan ini,
kutemukan damainya dalam sunyi.
-
Detik Jam dan Adzan Magrib
Detik jam berbisik pelan
Di antara temaram senja
Suara adzan jauh mengalirKau ada di sana, tak terlihat
Mengintip dari balik tirai malam
Satu, dua… detak berulangHening ini, bukan musuh
Hanya ruang, untuk bernapas
Di antara gema adzanAku bicara pada diriku
Memaafkan yang tak terucap
Tanpa harus dimengerti
-
The Clock at Midnight
The cat slips through the open door,
A ghost in the moonlit garden,
Leaves rustle in a whispered farewell,
While the clock halts at twelve.Stars flicker in the vast, distant sky,
An echo of something once familiar,
I watch from a window, unseen,
As time pauses, holding its breath.The night stretches into endless …
-
Nama di Kertas
kertas putih kusut di meja,
tulisan nama yang pudar,
seperti ingatan yang berlalu,
tak lagi menuntut tempat,
suara adzan magrib dari kejauhan,
mengiringi detik yang perlahan.bercerita kepada kertas,
tentang kenangan yang terpotong,
huruf-huruf kecil berbisik,
berharap dibaca sekali lagi,
tapi tangan ini memilih,
membuangnya ke dalam angin.di sudut hati yang sunyi,
ada rindu …
-
Cahaya Kulkas di Tengah Malam
Di tengah malam, pintu kulkas terbuka
Cahaya putih menari di wajahku
Seperti mimpi yang terpotong,
menggantung di antara
rak sepatu di teras
dan dengkuran malam.Langkah kaki samar,
meraba-raba rasa lapar
yang manis namun getir,
menggulung dalam keremangan
seperti ingatan
yang tak selesai.Malam menguap,
menyisakan setitik
keraguan di sudut mata.
Aku berdamai
dengan diri …
