puisi tentang kesunyian yang menenangkan
-
Suara Anakanak di Malam
Di kursi bus malam yang berderak,
suara anak-anak main petak umpet
mengisi udara dengan tawa,
mengalir seperti aliran sungai,
lalu seketika terhenti,
saat sadar dompet tertinggal.Rasa kehilangan bercampur senyuman,
menyelinap di antara deru mesin,
ketika hati bertanya tanpa suara,
apakah ini cara-Mu
mengajarku arti merelakan
di malam panjang yang sunyi.Di setiap tikungan jalan,
…
-
Genteng Bocor dan Laptop Terbuka
Suara tetesan dari genteng bocor,
mengisi ember dengan ritme lambat.
Di sudut ruangan, laptop menyala,
tak sempat disimpan, hanya tertutup,
seperti percakapan yang tak terjawab.
Mendengar tanpa ikut bicara,
ada rasa yang tak perlu dijelaskan.Tetap saja, malam ini diam,
mengantar kita pada jeda panjang.
Di luar, hujan tak berhenti,
membuat kita berpikir ulang.
Cinta, …
-
The Unsent Invitation
In the quiet of the room,
an unopened envelope sits,
its paper whispering secrets
to the passing dusk.The call to prayer echoes,
faint yet persistent,
like a memory tugging
at the edges of sleep.Each pause holds a breath,
a moment suspended,
as if waiting for
the courage to unfold.In this space of …
-
Gelas Bening Berembun
Surat kabar tertinggal, di meja kopi.
Berita-berita, berbisik pelan.
Gelas bening, berembun, dingin.
Kau tak dengar, aku bicara.
Kata-kata terputus, tanpa jeda.
Satu artikel, tentang kota.
Di mana kita, pernah singgah.Kertas putih, sedikit kusut.
Tinta hitam, mengalir deras.
Kopi menguap, aroma pahit.
Kau di sana, tak lihat.
Satu gelas, dua cerita.
Kita diam, waktu …
-
Kain Sarung di Kursi Plastik
Pintu berderit di pagi yang terlalu sepi
menyusup angin dingin ke dalam
menggoyang kain sarung di kursi plastik
mengabarkan hari yang akan dimulai
tanpa suara, hanya detak jam dinding
yang berusaha memecah keheningan
seperti kisah lama yang diulangLangkah kaki menuju pintu depan
mengunci rapat, seolah menahan
semua yang pernah ada di dalam
dalam rumah …
-
Fogged Car Window
Traffic stands still, an endless line,
breaths fogging the glass,
fingers trace absentmindedly,
a world outside, blurred
by the steam of waiting,
a cart selling fried rice.Silence fills the car,
yet it's a quiet that soothes
as if the moment itself
whispers forgotten stories,
turning boredom into a pause
where meaning unexpectedly unfolds.
-
The Stopped Clock
In the dark, the phone's glow flickers,
words scatter like forgotten dreams.
I speak to the wall, it listens,
the clock stands still at twelve.Pause between breaths, searching,
the silence cradles my whispers.
I reach for echoes of laughter,
but find only quiet shadows.Memory fragments, like shattered glass,
reflect faces I no longer …
-
Suara Anak di Bus Malam
Di kursi belakang, terdengar tawa kecil,
anak-anak bermain petak umpet,
suara mereka melayang di antara kursi.
Aku meraba saku, kosong,
dompet tertinggal, di sudut yang jauh.Bus melaju, lampu jalan berkelebat,
seperti kilas waktu yang menghilang,
tanpa bisa kupegang, hanya bisa kulihat.
Menyesal hadir tanpa undangan,
namun tak ada air mata yang jatuh.Suara anak-anak …
-
Tikar di Bawah Langit
Di parkiran sunyi, kita berpisah tanpa suara
angin membawa aroma bensin dan daun kering
menyapu jejak langkah yang tertinggal.Tikar digelar di ruang tamu, kosong
bekas duduk yang takkan kembali
menggulung kenangan dalam lipatan.Lampu jalan menyala, menggantikan cahaya siang
mengantar malam kepada kita yang terdiam
menerima kerinduan tanpa lambaian.Langit menutup tanpa bintang, hanya …
-
Atap Seng di Kala Hujan
Di bawah atap seng, hujan berbisik
Mengetuk-ngetuk, mengisi ruang sunyi
Seperti pesanmu yang tak kunjung datang
Aku menatap layar, berharap ada jawaban
Tapi hanya ada suara hujan, menari di atap
Mengingatkanku pada tatapanmu yang dulu
Saat kita saling melihat, saling merasaRintik-rintik jatuh, menggantikan kata-kata
Nada berubah saat citra berganti
Seolah menegur, mengingatkan kembali
Bahwa …
-
Kipas Angin dan Kenangan
Di depan kipas angin berputar pelan
Rambut basah menyibak cerita lama
Menyisir angin yang tak pernah diamDi warung kopi pinggir jalan sepi
Kursi-kursi kosong menunggu pagi
Aroma biji kopi mengingatkan kembaliDalam mimpi yang samar berbisik
Ada tawa, ada harap, ada jejak
Semua terangkai dalam sunyiTersenyum di tengah kehilangan
Angin membawa pergi segala …
-
Gelang di Bawah Tempat Tidur
Gelang kecil terselip, tak bersuara,
di bawah tempat tidur berdebu,
seperti bisikan yang terlewat.Adzan magrib menyusup jendela,
mengisi ruang dengan doa,
dan waktu berdiam di sudut.Aku saksi yang tak diingat,
mengerti arti kehilangan,
tanpa perlu alasan.
-
Bus Malam dan Seragam Sekolah
Di kursi belakang bus malam yang sepi,
dompet tertinggal, tak sengaja terlupa.
Seragam sekolah masih melekat erat,
menyimpan cerita hari yang panjang.
Tak ada yang tahu, kecuali malam.Lampu jalan menari di kaca jendela,
mengiringi bisikan halus angin malam.
Saksi bisu, aku merasakan luka,
yang ringan namun menggurat dalam.
Seperti bayang samar di kejauhan.Pelan-pelan, …
-
Langkah di Depan Pintu
Denting langkah berhenti di depan pintu,
aku mendengar suara yang tak asing,
dari dalam, suara itu berbisik,
mengalun seperti lagu lama,
kursi tunggu di puskesmas,
menjadi saksi bisu perasaan ini.Langit di luar meredup perlahan,
suara-suara digantikan sunyi,
aku berbicara pada diriku sendiri,
dalam keheningan yang mengalir,
air mata lama menetes lagi,
mengisi ruang yang …
-
Kopi Dingin Sebelum Subuh
Dalam gelas bening berembun,
kopi dingin menunggu,
percakapan itu tiba
menyusup lewat celah pintu.
Suara-suara mengalir pelan,
menyentuh pagi yang diam,
tanpa satu jawab dariku.Langit masih memeluk kelam,
dan kata-kata mereka
menjadi angin di telinga.
Gelombang rindu terpecah,
di antara uap yang lenyap.
Aku mendengar tanpa suara,
menyimpan tanya dalam dada.Gelas bening itu …
-
Suara Tawa di Kamar Sebelah
Tawa pecah di balik dinding tipis
seperti gelombang tak beraturan
menyentuh sunyi yang menggemaAdzan magrib jauh memanggil
mengiringi senja yang beranjak
dalam hening yang merambat pelanKenangan terpecah dalam ingatan
berusaha menyusun jejak samar
sampai akhirnya menghilang begitu saja
-
Tikar di Ruang Tamu
Di atas tikar ruang tamu, aku duduk
menyaksikan sisa makan malam
terbungkus rapi dalam diam.
Lampu temaram, suara angin
mengisi celah di antara kita
tanpa kata, hanya napas tertahan.Aku mendengar detik jam berdetak
seolah takut bicara, takut pecah.
Mungkin ada yang ingin diucapkan
tapi tertahan di ujung lidah…
seperti kenangan yang tak diundang
hadir …
-
Phone Screen in the Dark
the glow casts a quiet spell,
fingers hover but never touch,
words drift in a silent dance,
a world unfolds in gentle hues,
yet eyes hold a distant ache,
like a glass with misted edgeseach message a whispered echo,
seeking warmth in digital breath,
hopes flicker like fireflies,
caught in a jar without air,
…
-
Alarm dan Kaleng Biskuit
alarm berdering, memecah waktu pagi
jemari meraba, mematikannya pelan
kamar terasa berat, menahan hari
seperti kaleng biskuit bekas, penuh kenangan
di sudut meja, menyimpan jarum dan benang
mengumpulkan sisa hari yang berlalusuara burung di luar, nyanyiannya pilu
tapi di dalam, hening menguasai
tirai jendela masih menutup erat
seperti menolak cahaya yang datang
seperti menolak …
-
Suara TV di Ruang Kosong
Kabel listrik melintang di udara,
menggantungkan suara yang tak pernah sampai,
TV menyala, suara orang-orang—
bercerita tentang hari yang tak kutahu.
Jeda panjang di tengah kalimat,
seperti menunggu jawaban dari sunyi.Aku mendengar tafsir suara,
mengulangi kata-kata yang terpotong.
Berjarak, tapi tidak memusuhi,
seperti suara hujan di luar jendela.
Mereka bicara, entah kepada siapa,
seolah …
-
Kopi Dingin Sebelum Subuh
Dalam mimpi, aku duduk termenung
menyeruput kopi yang sudah dingin
sebelum subuh datang menyapa pagi.
Asbak penuh abu rokok di meja,
seakan menertawakan janji yang tertinggal,
di antara kepulan asap dan kenangan.Langit gelap masih enggan berganti warna,
seperti hatiku yang menanti keikhlasan.
Kopi pahit ini mencatat cerita
tentang malam yang tak kunjung berakhir,
dan …
