SENJA DI UJUNG HORIZON

Bukan demi cahaya senja kau
menyusuri jalan berliku
pohon-pohon berbaris sepanjang waktu
menyerah pada angin yang berbisik
kau bersemayam dalam setiap harap-Nya
kau mengingatkanku pada Sang Pencipta
yang abadi dalam relung hati
terhimpit rasa yang kadang membara
pada jiwa lemah seorang hamba
di antara riuhnya suara malam
kau terbentuk dari ikatan kasih
dan rasa yang mendalam,
denganku Dia menata semesta
menyentuh jiwa dalam keheningan
kau melahirkan warna baru
dari lengkung indahmu
isyarat cahaya kau pancarkan sebagai tanda
darimu, yang raga ditempati ruh
menopang segalanya, atas kehendak-Nya
Ah malam berkali-kali datang
bersama kembalinya
malamku yang hilang
sepi berkali-kali menyapa
bersama kembalinya bayang-bayang
aku, melihat Kau
di pelukan dedaunan

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *