Tikar digelar, di lantai dingin,
Suara langkah, tak kunjung datang.
Dinding bisu, memandang diam.
Menunggu, detik berlari,
Ruang kosong, tak ingin terisi,
Hampa menemukan arti.
Tikar digelar, di lantai dingin,
Suara langkah, tak kunjung datang.
Dinding bisu, memandang diam.
Menunggu, detik berlari,
Ruang kosong, tak ingin terisi,
Hampa menemukan arti.
by
Arti Faisal
Di bawah jemuran, kau berlarimeninggalkan jejak kaki di tanah basahtak…
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…
Di meja kayu, piring kosongtertinggal, sisa malamdalam kotak plastik,suara anak-anak…
Kau tutup jendela dengan pelan,angin membawa bau tanah basah,seperti bisikan…
Langit kusam mendekap bumi,rintik pertama jatuh perlahan,genting tua bersuara lembut,seperti…
Di bawah atap seng, suara gemericikmengalir lembut, seakan berbisikkepada daun-daun…
Kau tahu, Aku telah lama merasakan, Tak ada perjalanan yang…
Setiap kali mentari merunduk cahaya jingga itu selalu saja membakar…
menyisir rambut di cermin kabur,seperti berdialog dengan diri sendiri,kaleng biskuit…

Leave a Reply