Tetesan di Ember

Di kamar kos yang senyap,
aku menunggu ketukan pintu,
genteng bocor menetes di ember.

Ritme tenang, jeda panjang,
seolah dunia bergerak sendiri,
aku hanya pengamat dari jauh.

Getir namun pasrah,
cinta bukan tentang memiliki,
hanya menunggu yang tak pasti.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *