mengagumimu adalah embun pagi yang tak pudar oleh siang, tidak pula cahayanya …
balon terlepas, melayang pelan
langit senja menyapa hangat, namun ragu
asbak penuh …
Langit membungkus puncak sunyi
Di antara bisik angin yang lupa
Jejak langkah …
Tikar digelar, di lantai dingin,
Suara langkah, tak kunjung datang.
Dinding bisu, …
Jam dinding berhenti di angka dua belas,
undangan tak terkirim terlipat rapi,
…
di bawah ketapang tua, aku berdiri
mengamati daun-daun jatuh perlahan
seolah menari …
Footsteps echo against the cold tiles,
a harsh whisper of anticipation,
like …
Di toko sepi, ibu memandang kain,
tersembunyi bimbang dalam senyumnya,
gelas bening …
Dari jendela bus, kulihat tangan
menyapu serpihan kaca kecil,
di bawah papan …
Suara bergetar melintasi ruang,
Di antara jejak langkah kanak,
Tikar pandan terhampar, …
Angin berbisik, ke mana langkahmu melangkah?,
Tak seperti biasanya, suara hati ini …
In the quiet room, the clock ticks,
each beat a whisper of …
Paku membisu di dinding usang
Waktu menggantung tanpa suara
Seperti penyetan yang …
Di antara derit kipas yang setia,
kubaca lagi pesan terakhir itu,
hangat, …
Menyeruput kopi dingin sebelum subuh,
dalam bisik lirih diri berbicara,
gerobak nasi …
In the quiet hum of the creaky fan,
I found you beneath …
Through thin walls, laughter drifts,
a reminder of joy beyond my reach,
…
Di ruang dingin, waktu melambat,
papan nama toko di seberang, pudar,
seorang …
Mata bertemu, senyum tipis.
Map di tangan, kertas berisi harap.
Langkah menuju …
Dan perhatikan,
Sekelompok ikan melompat di danau tenang
Di bawah cahaya bulan …
Cangkir keramik menampung sinar;
secangkir kopi mengundang tawa,
aroma mengembang, menyentuh jiwa,
…
