Jejak di Pasir

Angin berbisik, ke mana langkahmu melangkah?,
Tak seperti biasanya, suara hati ini terdiam,
Rindu yang tak terucap, menggelitik jiwa,
Dialog sunyi antara aku dan bayang-bayang harapan.

Tak ada lagi gema senyummu yang menyapa,
Atau tawa ceria yang menari di telinga,
Tak ada lagi hangatnya pelukanmu,
Pagi ini sepi tanpa cahaya matamu yang biasa menyinari,
Kepada siapa akan kupersembahkan rasa,
Pada bintang-bintang jauh yang hanya bisa berkelip dan menghilang?

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *