Gelas Bening Berembun

Surat kabar tertinggal, di meja kopi.
Berita-berita, berbisik pelan.
Gelas bening, berembun, dingin.
Kau tak dengar, aku bicara.
Kata-kata terputus, tanpa jeda.
Satu artikel, tentang kota.
Di mana kita, pernah singgah.

Kertas putih, sedikit kusut.
Tinta hitam, mengalir deras.
Kopi menguap, aroma pahit.
Kau di sana, tak lihat.
Satu gelas, dua cerita.
Kita diam, waktu berjalan.
Jendela terbuka, angin masuk.

Hari ini, esok tak pasti.
Kata-kata, menjadi saksi.
Berita mengalir, tak berhenti.
Aku hanya, menyapa sepi.
Gelas bening, mulai kering.
Kau tak tahu, aku menunggu.
Di sini, di sudut pagi.

Kita berbeda, tetap sama.
Waktu bicara, tanpa paksaan.
Surat kabar, masih di sana.
Kopi dingin, gelas kosong.
Kau tak dengar, aku tetap.
Membaca lagi, kenangan lalu.
Membiarkan, waktu menjawab.

, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *