Jejak di Pasir

Aku mengerti…
Kita terlahir untuk menantang ombak
Dengan keindahannya
Dengan badai yang datang.
Namun aku tak paham…
Bagaimana bertahan
Jika senyuman sirna dari pandangan
Saat harapan menghilang tanpa jejak.
Ku sadari…
Ku hanya bisa melangkah
Melakukan yang terbaik
Hingga waktu terhenti.
Untuk pertama kalinya
Aku menginsafi..
Bahagia dunia tak abadi
Dan mungkin tak berarti.
Ku ukir semua dalam perjalanan ini
Yang hanya menyisakan beban,
Tanpa ketenangan yang hakiki.
Mimpi hanyalah bayangan
Angan sekedar ilusi
Namun rasa…
Akan ku serahkan
Pada takdir yang ditentukan.

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *