Kekasihku yang terpuruk
Walau kau lelaki yang konyol
Aku masih berjuang sayang
Karena kau masih punya harta
Kalau tidak, pasti sudah ku usir
Atau langsung ku tinggalkan
Do’akan aku yang….
Jangan sampai sabar ini pudar
Dan membuatku marah
Tapi bila ku ingat kau berselingkuh
Dengan wanita yang tak berharga
Ingin rasanya kutabur duri
Di sekitar barang-barangmu
Agar kau merintih-rintih… rintih… rintih… rintih…
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply