Langkah kecil menggurat aspal pagi
jejak sepatu berisik di antara dedaunan usang
tiupan angin membawa suara tak selesai
sebuah sudut taman, bayangan saling mengusik
keraguan tumbuh di sela ritme kota
ayunan bambu menelusuri sisa tawa kemarin
semua terasa lebih jauh dari yang diingat
lampu jalan berkedip menahan waktu
aroma tanah basah menyelinap di sela jari
punggung kecil menimbang arah di persimpangan
ada bisikan rumit dalam nyanyian gugur
kerikil berisik, mengaburkan langkah diam-diam
bayang genting pada langit yang ragu
dan tiba-tiba, ruang terasa serupa permulaan

Leave a Reply