Saat fajar menyerah pada gelap malam
Kupanjangkan tangan membuka jendela ruang jiwa
…
Jika perjalanan itu singkat, kenyataannya tak begitu. Mimpi selalu ada dan harapan …
Kau tahu bahwa langit bisa mendung?
Namun tak selamanya mendung itu menakutkan
…
A glass sits, clarity blurred by mist,
Voices dance, harsh and soft …
Jangan kau tanya tentang pelabuhanku, karena telah ku titipkan di hatimu..
Jangan …
Saat embun pagi menguap …
seolah ia menghapus jejak langkah …
Bagai pelaut terdampar …
di bawah ketapang tua, aku berdiri
mengamati daun-daun jatuh perlahan
seolah menari …
Footsteps echo against the cold tiles,
a harsh whisper of anticipation,
like …
aku tak tahu apa yang terlintas di benakku..
berkah atau beban,
selalu …
Di warung kopi pinggir jalan,
kulihat balon terbang perlahan,
menghilang di antara …
Ada bait-bait yang terurai
Dari nada bahagia yang terpatri
Melayang di udara, …
Aku hanya biji hujan yang terjatuh di tanah kering
tak layak menyentuh …
Gelap tak selamanya,
Biar aku jadi lentera menerangi langkahmu,
Atau kita terjebak …
The rain taps gently on the tin roof,
a soft rhythm echoing …
Di toko sepi, ibu memandang kain,
tersembunyi bimbang dalam senyumnya,
gelas bening …
Aku tak bisa menjauh darimu
Hingga malam pun jenuh,
Detik dan menit …
Langkah demi langkah,, menapaki jalan,,
Berkeliling seperti angin di padang,,
Tanpa henti,, …
apakah di antara derai hujan ini,
kota impianku terlahir?
menelusuri tiap sudut …
Langkah berhenti di depan pintu, tenang
seperti bayangan pohon di sore hari
…
Kita tumbuh di ladang yang sama
Menyaksikan matahari terbit di waktu yang …
Saat langkah bertemu,
Awalnya sepi,
Ketika matanya menatap,
Aku pun terpesona,
Detik …
