embun pagi menempel di kaca jendela
perahu nelayan bergetar di tepi sunyi
bayang-bayang tak terduga menggaris
segelas kopi dingin teraba di tangan
dalam hening, suara angin menyentuh
jejak langkah seakan hilang ditelan waktu
kerlip lampu kota terpantul samar
warna-warni harapan lenyap di ujung malam
satu bintang berkelip di balik kabut
seolah menunggu, bertanya tanpa suara

Leave a Reply