puisi tentang harapan tersembunyi
-
Faded Shop Signs
In the corridor, silence stretches thin,
as the clock ticks its quiet rhythm.
The air holds the scent of waiting,
like a forgotten book on a dusty shelf.
Papers rustle like whispers of an old tale,
the chair creaks with each uncertain shift.A faded shop sign outside the window,
letters worn by countless storms,
…
-
Doa di Bawah Atap Seng
Dari pengeras masjid, doa mengalir pelan,
pelan suara hujan di atap seng,
seng yang berkarat menahan kenangan,
kenangan yang sering kali kita ulang,
ulang tanpa mencoba mengubahnya,
mengubahnya hanya dalam senyum.Di bawah langit subuh, bintang masih bimbang,
bimbang memudar dalam terang,
terang matahari yang datang perlahan,
perlahan kita berjalan di jalan yang sama,
sama …
-
Sendal Jepit di Pintu
Langkah-langkah bergema di tangga
sendal jepit terseret pelan
menyisakan debu di lantai.Pintu terbuka sedikit, udara
menyelinap masuk, membawa sisa
percakapan yang terputus.Di balik jendela, mata mengintip
mengikuti bayang tubuh yang menjauh
tanpa suara, tanpa salam.Di ujung lorong, cahaya kecil
menyala di antara retakan
mengundang pulang dalam lelah.
-
Pohon Ketapang dan Pesan Malam
Di bawah ketapang tua yang diam,
kata-kata menari di layar ponsel.
Malam menunggu, berbisik pelan,
seperti daun kering yang gugur perlahan.
Rasa hangat menyelinap di sela kalimat,
namun ada ragu bersembunyi di antara huruf,
bertanya-tanya tentang esok pagi.Membaca ulang pesan yang hampir pudar,
seperti kenangan yang enggan pergi.
Menghapus subjek, membiarkan kosong,
menatap pohon …
-
Seragam di Sudut Meja
Di ruang kerja, napas terasa berat
Menyusup di antara kertas-kertas berserakan
Mengintip seragam sekolah di sudut meja
Mengingat tawa yang pernah ada di sana
Kenangan terjalin tanpa sengaja
Mengurai masa yang belum selesaiDinding-dinding menyimpan bisikan diam
Sementara jendela enggan berbagi cahaya
Mata terpejam, mencari celah
Di tengah hiruk pikuk yang menyesakkan
Ada rindu yang …
-
Bunga di Pintu Asing
Aku mengetuk pintu yang salah,
suara adzan magrib merayap,
mengantar harum yang tak dinanti.Di dalam keremangan, pintu terbuka,
wajah asing menatapku,
seperti mencari makna di kelopak layu.Terselip di retakan senyum,
sebuah keindahan tak terduga,
menemukan alamat di hati yang salah
-
Kain Sarung di Kursi Plastik
Di bawah langit kelabu sebelum fajar,
aku berdiri di peron yang dingin,
kain sarung terhampar di kursi plastik,
mendengar kereta datang dari kejauhan,
dengan pikiran melayang di antara rel,
berharap engkau mengerti,
dalam kebingungan yang tak terucapKereta melaju membawa cerita kita,
meninggalkan jejak suara yang samar,
aku menyimak dunia berlalu,
tanpa menyentuhnya, hanya merasakannya,
…
-
Pakaian Belum Dicuci
Di sudut kamar, tumpukan kain menanti,
seperti kabel listrik melintang di udara,
menggantung harapan yang tak terucap,
menyimpan jeda di antara serat-serat,
menantikan tangan yang belum tiba.Kusampaikan isi hati dalam hening,
memohon dalam sunyi yang bergetar,
seiring waktu yang terus bergulir,
dalam ketidakpastian, kurasakan damai,
seolah Tuhan hadir di sela keraguan.
-
Office Corridor Echoes
Footsteps echo against the cold tiles,
a harsh whisper of anticipation,
like water dripping into a waiting pail.Voices murmur beyond closed doors,
soft yet sharp, cutting through silence,
accepting absence without a reason.
-
Map di Meja Resepsionis
Mata bertemu, senyum tipis.
Map di tangan, kertas berisi harap.
Langkah menuju meja,
suara anak-anak,
petak umpet di kejauhan.
Tanya dalam hati,
akan diterima, atau tidak.Resepsionis ramah,
ucap selamat pagi,
suara lembut,
mengisi ruang.
Map di meja,
ragu mengintip,
dari retak, keindahan tumbuh.
-
Papan Nama Toko yang Pudar
Hujan pertama mengetuk atap,
mengalir dalam doa tanpa nama,
membawa aroma tanah yang bangun.Di bawah papan nama toko yang pudar,
suara air mengisi celah-celah sunyi,
seperti bisikan yang terlupakan.Kemarau menyimpan cerita lama,
sekarang terhapus perlahan,
oleh tetes air yang tak bertanya.Namun cinta, tidak menjawab,
hanya membiarkan hujan
membasuh luka yang tak terlihat.
-
Rak Sepatu di Teras
Sepatu berjejer rapi di teras
menanti langkah yang tak kunjung tiba
dalam diam, suara telepon berdering
seperti napas yang tertahan…Teras yang sunyi, menyimpan cerita
jejak-jejak yang pernah ada
menggantung harap pada dering
sebelum kata-kata terucap…Rak sepatu, saksi bisu
menampung segala tanya
mengapa suara itu memanggil
dalam detik yang melambat…Di ujung dering, janji …
-
Fajar di Stasiun
Tikar digelar di ruang tamu,
gelap masih memeluk jendela,
suara langkah tergesa,
terdengar samar di kejauhan.
Doa terucap dalam diam,
mengiringi langkah yang berat,
menyusuri jalan menuju stasiun.Fajar belum menyapa bumi,
kereta menunggu di ujung rel.
Dingin merayap di antara kami,
kata-kata tersembunyi di balik napas.
Seperti janji yang tertunda,
tak semua harus terucap,
…
