Puisi rindu menampilkan kerinduan yang terukur: jarak waktu, rencana pertemuan, ingatan pada tempat atau kebiasaan tertentu. Tiap karya menyuguhkan konteks yang jelas agar emosi mudah diikuti.
Arsip ini memudahkan pembaca menemukan puisi rindu untuk surat, pesan singkat, dan bahan penulisan kreatif.
Maka, biarkan sejenak begini
Sebuah jejak yang tertinggal di pasir
Mungkin waktu …
Di lorong yang panjang, aku duduk menunggu,
Dinding berbisik tanpa suara,
Jam …
Di sudut jalan yang salah
kau berdiri, diam
menggenggam peta yang pudar
…
Di sudut hati ini, awan menggantung kelabu
Yang beratnya lebih dalam dari …
Di bus malam yang melaju, aku duduk tenang.
Lalu menyadari dompet tertinggal, …
Mentari yang meredup lembayung,
Meninggalkan jejak di ufuk jauh.
Berdiri di tepi …
Apakah kau pernah merasakan,
Hangatnya cahaya saat malam menanti,
Saat hanya bisa …
Wahai bulan yang merindu,
Dalam sepi aku hanya menyimpan harap yang terikat,
…
Menyalakan TV, suara mengalir pelan,
mengisi ruang yang sunyi,
mengisi hati yang …
Di halte, kita duduk berdua, diam
diam menunggu bus yang tak kunjung …
Pernahkah kau mencari jejakku di antara bintang, seperti aku yang terjebak dalam …
di sore ini kata-kata yang mulai pudar
tergeletak di hatiku
saat jejakmu …
setiap bintang yang berkelip menyimpan cerita yang takkan pudar saat malam menjelma.
…
Kabel charger menggulung pelan
di tangan yang lelah meraba
seperti kenangan yang …
Aku melangkah di hutan kabut.
Di dunia yang penuh ilusi,
semua makhluk …
Aku ucapkan kata-kata
Sebelum menjelaskan segalanya,
Tak ingin kau salah paham dan …
Karena,
Takkan pernah kita bersua,
Maka aku menulis bait-bait jiwa,
Di mana …
Langkah terseok di lantai keramik
dalam hening yang mengeras
di antara sela-sela …
Baru saja ingin kutawarkan secangkir kenangan yang hangat,
ternyata pagi lebih dahulu …
Aku terdiam di sini menanti,
Tanpa terasa bayangmu menghampiri,
Hingga waktu beranjak …
Di langit malam yang sunyi,
Aku tak gentar pada hantu,
Bukan karena …
