surat-surat terlipat, terjebak dalam sisa malam,
kata-kata menjelma angin, berbisik pada dinding,
seolah mengisahkan kenangan yang tak terucapkan,
seperti cahaya purnama yang menembus celah,
menanti jawaban dalam gelap yang tak pernah kembali.
pikirku melangkah, mengutus harapan yang terperangkap,
di antara detak waktu yang mengalir tanpa arah,
melukis bayangan masa lalu dalam keheningan,
aku tersesat dalam ruang yang tidak pernah kulalui,
dan saat itu, aku menemukan jejak tanpa jejak.

Leave a Reply