Kabel Charger di Meja

Di meja, kabel charger tergeletak diam,
kusut dalam lingkaran tak beraturan,
seperti perasaan yang tak terungkap,
menggulung perlahan di antara jemari,
seakan mencari ujung yang hilang.
Jam dinding berhenti di angka dua belas,
menyimpan waktu yang enggan bergerak.

Dalam keraguan, kuhela napas panjang,
meraba setiap simpul yang terjalin,
mencari arah yang tepat,
untuk meluruskan benang kusut ini.
Suara detik yang tak terdengar,
mengiringi detak batin yang samar,
menggugah rasa yang hampir terlupa.

Kabel ini saksi bisu percakapan kita,
saat kata-kata terucap tanpa suara.
Seperti kita, yang terdiam,
menyimpan rahasia di balik senyum,
menggantung di udara,
menanti waktu untuk berbicara,
meski jam tak lagi berdetak.

Dalam keretakan ada keindahan,
seperti kabel yang terurai,
membentuk pola baru yang unik.
Setiap lilitan membawa cerita,
mengisi ruang kosong di hati,
menerima retakan sebagai bagian,
dari keutuhan yang sebenarnya.

, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *