Menyisir rambut di cermin kabur,
pagi berbisik lewat jendela terbuka.
Catatan lama …
We walked the streets, searching for a name
that seemed to dance …
Di pagi terlalu sepi, suara
terdengar dari balik pintu,
mengunci cerita semalam
…
Di jalan yang ramai, kita berhenti sejenak
Di depan warung kopi pinggir …
Aku melangkah kembali
Banyak yang tak dikenal
daun-daun bergetar, burung-burung, cahaya
serta …
Di tengah sunyi yang menyesakkan,
ku berharap aroma hangat menemani,
menyajikan cerita …
kepada Sang Pencipta
Tuhanku
Dalam keheningan
Aku masih memanggil namaMu
Walau berat …
Dalam gelap, ponsel menyala redup
menyusuri wajahmu di antara layar
sekejap kilas …
Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
Menjaga dingin di tengah malam, sunyi
…
Aku melihat jaket itu, tergantung diam
di kursi plastik dengan kain sarung,
…
Di halte, kita duduk berdua, diam
diam menunggu bus yang tak kunjung …
Kami…
Kamilah cahaya pagi
Generasi yang berani
Penerus cita-cita…
Kami…
Menjalani langkah …
Kabel charger menggulung pelan
di tangan yang lelah meraba
seperti kenangan yang …
Kau datang bagaikan embun pagi
Membawa harapan di tengah sepi
Namun di …
A quiet shop, the air hangs still,
Mother’s fingers brush through colors,
…
Musim gugur,
daun-daun jatuh,
dari pepohonan tua,
dalam hening,
sekelompok orang berlari,
…
In the hospital's muted hum,
I sit with myself, waiting,
Noticing the …
Di tepi pantai yang sepi, ombak
berbisik lembut
mengingatkan aku pada sosokmu.
…
In the quiet of the room,
an unopened envelope sits,
its paper …
We spread the map on the floor, floor
where the patterns of …
Hangatnya menantimu seperti teh melati,
yang tak pernah tahu kapan ia akan …
