Ketika hening menyapa
Tak lagi kudengar denting itu..
Saat mengurai rasa dalam bait
Saat jiwaku terbenam dalam lautan kata
Tak lagi kutemui jejak-jejak kasih dan indahnya kalimat yang merangkum rasa..
Semuanya perlahan sirna
Semuanya perlahan membeku dan pudar
Saat cahaya redup dan terputus jiwaku
Saat bisu lidah yang biasa penuh akan harmoni kata
Bait..
Bait..
Hilanglah tanpa jejak
Yang siangnya tak lagi cerah
Dan malam tak lagi bergetar
Mungkin bait itu masih di sana
Hanya tertutup hati yang lapuk
Atau mungkin bait itu telah lenyap
Ditelan raga yang sudah terlalu letih
Tak ada yang lebih pilu dari ini..
Penyair yang tak lagi mampu ungkapkan suara jiwa dengan bait rindunya
Seperti jiwa yang kosong tanpa nada
Seperti hati yang mulai redup
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply