Sepeda Tua Berkarat

Roda berdecit di tengah jalan
bertemu adzan petang yang lengang
lapisan debu menutupi kenangan
seperti hening di balik cermin.

Pelan, rantai berderit merintih
menggenggam jalanan penuh retakan,
suara sepeda menantang angin,
tapi siapa yang mendengar?

Kursi usang, tak lagi mengayuh,
melihat senja lenyap dalam senyap,
sepeda tua menanti tuannya,
namun bayangan tak pernah pulang.

Keluar dari ingatan yang melayang,
bertemu dengan jalan yang sama,
dan hilang di antara langkah,
hanya gema sepeda yang tertinggal.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *