Kau tahu, pagi ini terasa berbeda
Seperti menyapa seorang teman lama
Yang belum pernah kutemui,
Di antara aroma kopi yang dingin
Dan ketapang di depan rumah.
Ada jeda di antara seruputan
Seolah ingin mengulur waktu
Sebelum gelap menyerah pada cahaya
Dan subuh menghapus sisa malam
Di jalan setapak menuju hari baru.
Aku berbicara pada langit yang redup
Tentang harapan yang tak terucap
Ada rasa ingin tahu yang mengganggu
Seperti menunggu jawaban
Dari pertanyaan yang tak pernah terucap.
Namun di balik semua ini,
Ada kesadaran yang perlahan hadir
Bahwa bahagia tak selalu berarti utuh
Seperti kopi dingin di pagi buta
Yang tetap hangat dalam ingatan.

Leave a Reply