Tawa di Balik Awan

Bergembiralah saat kau mau
Bersoraklah saat rasa gentar
Jiwaku mulai rapuh oleh luka
Hanya tawa yang terucap dari mulut ini
Walau jiwa tertekan oleh duka
Walau derita ini kan sirna saat embun pagi tiba
Sungguh kejam dan tak berperasaan kau menghancurkan tawa ini
Walau senyum selalu terukir namun kini hanya air mata yang menetes di pipi

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *