Di senja kelam kami berpelukan
Runtuh bersama tawa dan tangis
Tercurah embun di aliran sungai
Terpaut harapan serta janji
Makhluk rapuh tak berdaya
Merayap di celah-celah waktu
Menggerakan langkah
Menggenggam rasa
Menanti cahaya
Hilang dalam silau
Tak perlulah kau bakar hutan
Hanya untuk nyala api
Tak pantas kau hancurkan makhluk
Hanya untuk pakaian baru
Ku tatap hidup dan kematian
Menancap kaki
terbangun mimpi
Dan kaulah lawanku!
Serat takdir serupa sahabat lama
Kan kuhantam tanpa ragu!
Kan kumakan!
Kutelan sepenuhnya!
Tubuhku terjangkit semangat
Sayap basah mengembang bergetar
Ringkih rapuh bergetar
Kubentangkan!
Kuregangkan!
Regang lembut menantang langit sang rembulan!
Sumpahku
Aku akan terbang
Lebih tinggi lagi!
Suaraku di Angkasa
Setiap detik namamu terucap, Di antara 7 bintang yang berkelip,…

Leave a Reply