Sisa Senja

di sore ini kata-kata yang mulai pudar
tergeletak di hatiku
saat jejakmu yang pernah menghangatkan
kembali hadir dibalut hening waktu
perhatikan embun pagi yang mulai membeku
dan bait-bait yang perlahan sirna
terpotong tajam ujung harapan yang saling melukai
begitu sakit, begitu getir
menjadi pejuang yang semakin tak terhentikan
adakah satu malam saja
bersedia menjadi pelindung
untuk kita menyatu
dan melangkah meski begitu lambat
dan tak akan lagi ada jarak.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *