Cahaya Kulkas di Tengah Malam

Di tengah malam, pintu kulkas terbuka
Cahaya putih menari di wajahku
Seperti mimpi yang terpotong,
menggantung di antara
rak sepatu di teras
dan dengkuran malam.

Langkah kaki samar,
meraba-raba rasa lapar
yang manis namun getir,
menggulung dalam keremangan
seperti ingatan
yang tak selesai.

Malam menguap,
menyisakan setitik
keraguan di sudut mata.
Aku berdamai
dengan diri sendiri
tanpa harus dimengerti.

, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *