Kipas dan Tikar di Ruang

Angin berputar, rambut basah mengering
Di atas tikar ruang tamu, aku duduk
Mendengar bisik lembut dari dalam

Suara pelan, menahan tangis yang bergetar
Menghitung jarak antara kata dan rasa
Seperti daun gugur di musim kering

Kipas berputar, waktu berjalan pelan
Membawa kenangan yang tak terucap
Di ruang ini, hanya ada aku dan angin

Menerima tanpa bertanya, tanpa memaksa
Membiarkan waktu berbicara sendiri
Mengeringkan luka di setiap hela napas

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *