Angin membawa kisah tanah basah,
menyusup di celah jendela kayu.
Menutup rapat, tak ada lagi suara,
hanya tetesan dari genteng bocor.
Ember menampung cerita langit,
tak ada lagi yang harus dikatakan.
Diam memeluk malam, menanti,
membiarkan waktu berbicara.

Leave a Reply