Suara Anak di Bus Malam

Di kursi belakang, terdengar tawa kecil,
anak-anak bermain petak umpet,
suara mereka melayang di antara kursi.
Aku meraba saku, kosong,
dompet tertinggal, di sudut yang jauh.

Bus melaju, lampu jalan berkelebat,
seperti kilas waktu yang menghilang,
tanpa bisa kupegang, hanya bisa kulihat.
Menyesal hadir tanpa undangan,
namun tak ada air mata yang jatuh.

Suara anak-anak menghilang perlahan,
bus berhenti di perhentian terakhir.
Aku berdiri, menatap jalan panjang,
membiarkan waktu membawaku pergi,
menjadi bagian dari malam yang terus berjalan.

, , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *