puisi tentang perjalanan batin
-
Foto Di Bawah Laci
di bawah laci itu, kutemukan selembar kenangan
wajah-wajah tersenyum, tak lekang oleh waktu
orang bilang, kenangan adalah jendela
tapi bagiku, ia pintu yang tertutup rapat
pohon ketapang di depan rumah
menggugurkan daun-daun tua
seperti mengingatkan, segalanya berubahorang bilang, cinta itu memiliki
tapi kutafsir, ia adalah melepaskan
layaknya foto yang kusimpan,
hanya bisa kurasai, tidak …
-
Cermin Kabur di Pagi Hari
Menyisir rambut di depan cermin kabur,
pagi menyapa dengan suara samar.
Rak sepatu di teras terlihat sunyi,
seperti menunggu cerita yang tak pernah datang.
Aku mencoba tersenyum, tapi retak,
seperti cermin yang tak pernah jujur.Pagi ini, udara dingin merayap,
menyentuh pipi dengan lembutnya angin.
Rambut kusut ini cerita lama,
yang terus kubenahi tanpa akhir.
…
-
Alarm Pagi di Teras
Alarm berdering, mengusik kantuk
rak sepatu di teras menyaksikan
keletihan yang enggan pergiSatu detik, lalu mati kembali
hening menyelimuti sudut kamar
menjadi bagian waktu yang tak terelak
-
Suara Anakanak di Malam
Di kursi bus malam yang berderak,
suara anak-anak main petak umpet
mengisi udara dengan tawa,
mengalir seperti aliran sungai,
lalu seketika terhenti,
saat sadar dompet tertinggal.Rasa kehilangan bercampur senyuman,
menyelinap di antara deru mesin,
ketika hati bertanya tanpa suara,
apakah ini cara-Mu
mengajarku arti merelakan
di malam panjang yang sunyi.Di setiap tikungan jalan,
…
-
The Floating Balloon
Dear sky, today I write with a smile,
as I watch the red balloon rise,
its ribbon slipping through fingers,
like whispers of promises, unfulfilled.
Below, a faded store sign watches,
letters worn by time and sun,
its silence louder than words.The balloon dances with the breeze,
a carefree wanderer in the blue,
while …
-
Flowers at the Wrong Door
a memory, fragmented, like broken glass
delivered flowers, wrong address,
the street silent, a whisper of past
kain sarung on a plastic chair,
time's echo, in the hollow airmy future self watches, detached,
a spectator of my own missteps,
the weight of petals, misplaced,
lingering scent of roses,
lost in the mundane spacesa …
-
A Map in the Living
We spread the map on the floor, floor
where the patterns of the rug, rug
tell stories of wanderers lost, lost
in search of a place not found.Your voice, an echo, echo
in the silence of the walls, walls
where whispers linger, linger
like shadows of forgotten calls.The address slips away, away
like …
-
Di Bawah Atap Seng
Langkah kaki kita menyusuri jalan basah,
di bawah atap seng yang bergemuruh.
Alamat yang salah kita cari bersama,
diam di luar, riuh di dalam hati.Hujan jatuh, menari di atas seng tua,
menghapus jejak kita yang keliru.
Kita tertawa, meski tersesat di jalan,
bahagia tak selalu berarti utuh.
-
Hujan di Jendela Bus
Hujan turun… turun lagi
Membasahi kaca jendela bus ini
Embun menari di permukaan
Menyembunyikan pohon ketapang di depan rumahKota berlalu… berlalu pergi
Harapan tersisa di setiap tetesan
Jalanan panjang tanpa ujung
Membawa mimpi yang tak kunjung tibaMenanti waktu… waktu berlalu
Menerima setiap detik yang hilang
Menjadi bagian dari hujan
Membiarkan diri hanyut dalam …
-
Fan Whispers
In the room where echoes linger,
a fan hums a tune of old stories,
hair sways in the gentle breeze,
thoughts drift with the spinning bladesA woven mat spread across the floor,
holds secrets of feet that passed,
eyes trace the patterns of yesterdays,
as the fan whispers forgotten dreamsThe air grows warmer, …
-
Warung Kopi di Pinggir Jalan
di bawah lampu redup, bus malam melaju
aku duduk, mencoba mengingat-ingat
dompet tertinggal, rasa bingung menyelinap
di luar, warung kopi tampak sepi
asap mengepul lembut ke udara malam
berharap ada yang mengerti keraguan inilangit malam, saksi bisu kehilangan kecil
aku menatap cangkir kosong, meraba hati
cinta mungkin bukan jawabnya kali ini
hanya ada perjalanan …
-
Uap di Kaca Mobil
kepada kaca yang berembun, kuusap pelan
menyeka jejak uap yang mengabur pandang
di luar, deru mesin saling beradu
seperti simfoni yang kehilangan nada
macet ini mengulur waktu, menari malas
di antara klakson yang berteriak
dan sunyi yang perlahan menyusupgelas bening di dashboard, berembun dingin
menyimpan kisah perjalanan tanpa tuan
setiap tetes air yang mengalir
…
-
Suara Anak di Bus Malam
Di kursi belakang, terdengar tawa kecil,
anak-anak bermain petak umpet,
suara mereka melayang di antara kursi.
Aku meraba saku, kosong,
dompet tertinggal, di sudut yang jauh.Bus melaju, lampu jalan berkelebat,
seperti kilas waktu yang menghilang,
tanpa bisa kupegang, hanya bisa kulihat.
Menyesal hadir tanpa undangan,
namun tak ada air mata yang jatuh.Suara anak-anak …
-
Tikar di Bawah Langit
Di parkiran sunyi, kita berpisah tanpa suara
angin membawa aroma bensin dan daun kering
menyapu jejak langkah yang tertinggal.Tikar digelar di ruang tamu, kosong
bekas duduk yang takkan kembali
menggulung kenangan dalam lipatan.Lampu jalan menyala, menggantikan cahaya siang
mengantar malam kepada kita yang terdiam
menerima kerinduan tanpa lambaian.Langit menutup tanpa bintang, hanya …
-
Kain Sarung di Kursi Plastik
Di bawah langit kelabu sebelum fajar,
aku berdiri di peron yang dingin,
kain sarung terhampar di kursi plastik,
mendengar kereta datang dari kejauhan,
dengan pikiran melayang di antara rel,
berharap engkau mengerti,
dalam kebingungan yang tak terucapKereta melaju membawa cerita kita,
meninggalkan jejak suara yang samar,
aku menyimak dunia berlalu,
tanpa menyentuhnya, hanya merasakannya,
…
-
Langkah di Tangga Kos
Di tangga kos, jejak langkah meredup,
suara kipas angin berdecit,
mengantar pergi tanpa pamit.Kehilangan dalam bunyi yang samar,
seperti ejaan nyaris salah,
menemukan arah setelah tersesat.
-
Balon di Langit Senja
balon terlepas, melayang pelan
langit senja menyapa hangat, namun ragu
asbak penuh abu, cerita sisakata orang, waktu menghapus jejak
tapi aku tahu, ia menanam kenangan
membiarkan diri, bagian dari waktu
-
Doa Subuh di Pengeras Suara
Suara doa mengalun dari pengeras masjid,
mengisi udara subuh yang masih basah.
Di kamar mandi, ember air menanti,
menggigil dalam dingin yang merayap.
Kenangan terurai di antara tetesan,
mengalir seperti doa yang tak putus,
menyentuh hati yang terjaga waspada.Langit mulai berpendar, perlahan,
menyibak gelap dengan bisikan lembut.
Aku mendengar setiap kata yang terucap,
seolah …
-
Seragam dan Bus Malam
Di sudut kamar, baju seragam tergantung
Seperti menunggu bisikan dari perjalanan
Kau berbicara pada dinding, mencari
Jejak langkah yang tertinggal di bus malam
Kata-kata terhenti di antara spasi
Mengingat dompet yang hilang
Di balik kursi yang tak lagi bergerakRitme malam mengalun, kering dan berirama
Langkah-langkahmu bergetar, tak tentu arah
Seragam itu menyimpan cerita sekolah
…
-
Office Corridor Echoes
Footsteps echo against the cold tiles,
a harsh whisper of anticipation,
like water dripping into a waiting pail.Voices murmur beyond closed doors,
soft yet sharp, cutting through silence,
accepting absence without a reason.
-
Pohon Ketapang di Sore Hari
Di ruang kerja yang pengap, aku bicara
kepada ketapang yang diam di luar jendela
angin berbisik melintasi daun-daunmu
mengantar cerita dari dunia yang bising
sementara aku mengembuskan napas lelah
pada layar yang terus menyala tanpa henti
menantikan akhir dari hari yang panjangKetapang, bisakah kau dengar suara hatiku
yang tenggelam di antara ketukan keyboard
seperti …
