Di kursi bus malam yang berderak,
suara anak-anak main petak umpet
mengisi udara dengan tawa,
mengalir seperti aliran sungai,
lalu seketika terhenti,
saat sadar dompet tertinggal.
Rasa kehilangan bercampur senyuman,
menyelinap di antara deru mesin,
ketika hati bertanya tanpa suara,
apakah ini cara-Mu
mengajarku arti merelakan
di malam panjang yang sunyi.
Di setiap tikungan jalan,
penyesalan berbisik pelan,
namun di dalamnya kutemukan,
sebuah pelajaran yang tak terduga,
bahwa kehilangan adalah bagian,
dari tumbuh yang lebih dewasa.

Leave a Reply