Puisi Sedih

Puisi sedih menjabarkan kondisi yang sering terjadi: kehilangan, kegagalan, penyesuaian, dan cara meminta bantuan. Penulisan diarahkan agar pembaca memperoleh gambaran situasi yang jelas.

Arsip ini berguna untuk menemukan puisi sedih sebagai sarana refleksi dan referensi pendampingan emosional.

  • Langit yang Terpisah

    kepada Sang Pencipta
    Tuhanku
    Dalam keheningan
    Aku masih memanggil namaMu
    Walau berat …

  • Jalan Tanpa Akhir

    tanggal tua, layar menyala
    sinar biru, menggenggam piksel
    suara bising, angkringan malam

  • Langkah di Tangga Kos

    Di balik jendela, suara langkah mereda,
    menyusuri tangga kayu yang berderit pelan.

  • Suara dari Televisi

    Di sudut ruangan, televisi menyala
    mengisi celah sunyi dengan suara orang
    yang …

  • jejak di pasir

    Jejak yang tertinggal samar,
    Dihapus ombak yang berlari,
    Tak kau tinggalkan pesan,

  • Pelabuhan Hati

    Akulah pelabuhan,
    Singgahlah, meski sejenak tak mengapa
    Letakkanlah semua cerita di dekatku

  • Jejak di Pasir

    Langkahmu mengukir di pasir pantai,
    Suaramu bergetar di antara ombak,
    Kau bawa …

  • Di Ujung Harapan

    ketika jiwa ini terjebak,
    tersisa hanya cahaya samar,
    meski kecil,
    namun Sang …

  • Hujan di Ujung Jalan

    Di sudut hati ini, awan menggantung kelabu
    Yang beratnya lebih dalam dari …

  • Pengembara yang Tersesat

    Seperti burung yang terbang dalam badai,
    Namun berlagak tenang di antara kawanan,

  • Jam Dinding di Ruang Tunggu

    Di ruang tunggu ini, waktu terhenti
    jam dinding tak bergerak, berhenti
    pada …

  • Tentang jejak yang tertinggal

    Tentang jejak yang tertinggal,
    Di ujung malam ada seribu bayang,
    Yang tak …

  • Gelas Bening Berembun

    Di lorong ini, aku menunggu, menunggu
    seperti gelas bening berembun, menggenggam dingin

  • Cahaya Kulkas Tengah Malam

    Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
    Menjaga dingin di tengah malam, sunyi

  • Di Balik Hujan yang Redup

    Di ujung jalan yang basah, aku terpaksa menerima
    kekalahan yang tak pernah …

  • Jejak di Pasir

    Di sudut pantai sepi,
    aku melihat jejakmu,
    puisi ini untuk kita,
    untuk …

  • Jejak di Pasir

    di tengah hening angin berbisik
    entah mengapa jejakmu selalu mengikutiku
    meski aku …

  • Sendal Jepit di Pintu

    Langkah-langkah bergema di tangga
    sendal jepit terseret pelan
    menyisakan debu di lantai.

  • Papan Nama Toko yang Pudar

    Di bawah papan nama toko yang pudar,
    aku mendengar doa tanpa suara,

  • Cermin Kabur di Pagi Hari

    Menyisir rambut di depan cermin kabur,
    pagi menyapa dengan suara samar.
    Rak …

  • Tawa di Balik Dinding

    Di kamar sebelah, tawa menggema
    menggema hingga atap seng
    saat hujan menari …