Puisi sedih menjabarkan kondisi yang sering terjadi: kehilangan, kegagalan, penyesuaian, dan cara meminta bantuan. Penulisan diarahkan agar pembaca memperoleh gambaran situasi yang jelas.
Arsip ini berguna untuk menemukan puisi sedih sebagai sarana refleksi dan referensi pendampingan emosional.
kepada Sang Pencipta
Tuhanku
Dalam keheningan
Aku masih memanggil namaMu
Walau berat …
tanggal tua, layar menyala
sinar biru, menggenggam piksel
suara bising, angkringan malam
…
Di balik jendela, suara langkah mereda,
menyusuri tangga kayu yang berderit pelan.
…
Di sudut ruangan, televisi menyala
mengisi celah sunyi dengan suara orang
yang …
Jejak yang tertinggal samar,
Dihapus ombak yang berlari,
Tak kau tinggalkan pesan,
…
Akulah pelabuhan,
Singgahlah, meski sejenak tak mengapa
Letakkanlah semua cerita di dekatku
…
Langkahmu mengukir di pasir pantai,
Suaramu bergetar di antara ombak,
Kau bawa …
ketika jiwa ini terjebak,
tersisa hanya cahaya samar,
meski kecil,
namun Sang …
Di sudut hati ini, awan menggantung kelabu
Yang beratnya lebih dalam dari …
Seperti burung yang terbang dalam badai,
Namun berlagak tenang di antara kawanan,
…
Di ruang tunggu ini, waktu terhenti
jam dinding tak bergerak, berhenti
pada …
Tentang jejak yang tertinggal,
Di ujung malam ada seribu bayang,
Yang tak …
Di lorong ini, aku menunggu, menunggu
seperti gelas bening berembun, menggenggam dingin
…
Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
Menjaga dingin di tengah malam, sunyi
…
Di ujung jalan yang basah, aku terpaksa menerima
kekalahan yang tak pernah …
Di sudut pantai sepi,
aku melihat jejakmu,
puisi ini untuk kita,
untuk …
di tengah hening angin berbisik
entah mengapa jejakmu selalu mengikutiku
meski aku …
Langkah-langkah bergema di tangga
sendal jepit terseret pelan
menyisakan debu di lantai.
…
Di bawah papan nama toko yang pudar,
aku mendengar doa tanpa suara,
…
Menyisir rambut di depan cermin kabur,
pagi menyapa dengan suara samar.
Rak …
Di kamar sebelah, tawa menggema
menggema hingga atap seng
saat hujan menari …
