Puisi Sedih

Puisi sedih menjabarkan kondisi yang sering terjadi: kehilangan, kegagalan, penyesuaian, dan cara meminta bantuan. Penulisan diarahkan agar pembaca memperoleh gambaran situasi yang jelas.

Arsip ini berguna untuk menemukan puisi sedih sebagai sarana refleksi dan referensi pendampingan emosional.

  • Sungai yang Terhenti

    Bagiku, tubuh seperti sungai;
    jiwa terperangkap
    berlumur lumpur
    seperti jubah
    yang terbenam.

  • Jendela dan Bau Tanah

    Angin membawa aroma tanah basah
    menembus celah jendela setengah terbuka,
    kuhentikan langkah, …

  • Kabel Charger di Teras

    Menggulung kabel charger di tangan
    seperti menyusun kembali serpihan hari
    di rak …

  • Kipas dan Tikar di Ruang

    Angin berputar, rambut basah mengering
    Di atas tikar ruang tamu, aku duduk

  • Detak Jam di Ruang Gelap

    Kau dengar detak itu, kan?
    Kau dengar tiap detik menusuk?
    Di ruang …

  • Hening yang Terlepas

    Aku ingin terdiam sejenak,
    Bukan karena aku lemah,
    Bukan karena aku tak …

  • Hening Dalam Keramaian

    Di tengah keramaian..Jiwaku merindukan pelukan hangat.
    Selalu berharap ada yang mengerti,
    Di …

  • Kursi Kosong Perahu Nelayan

    Kursi kosong di dermaga, bergetar
    Di antara teriakan angin, garam laut menyengat

  • Retakan Jalan Sunyi

    Langka sepeda ontel, rima sumbang
    Di titian retak, langkah tersendat
    Cermin menatap …

  • Suara Anak di Bus Malam

    Di kursi belakang, terdengar tawa kecil,
    anak-anak bermain petak umpet,
    suara mereka …

  • Kipas Angin dan Kenangan

    Di depan kipas angin berputar pelan
    Rambut basah menyibak cerita lama
    Menyisir …

  • Ruang yang Terbuka

    Kemana langkah ini harus melangkah
    Saat harapan tak kunjung menyapa
    Kemana rasa …

  • Jejak yang Hilang

    Dari manakah jejak ini bersembunyi,
    Saat angin berbisik lembut,
    Hanya tak kusadari,

  • Bus Malam dan Seragam Sekolah

    Di kursi belakang bus malam yang sepi,
    dompet tertinggal, tak sengaja terlupa.

  • Suarakan Harapku

    Suarakan harapku, agar tak terabaikan I
    Apa yang kan ku tuliskan
    Agar …

  • Jam Dinding yang Terhenti

    Jam dinding berhenti di angka dua belas,
    undangan tak terkirim terlipat rapi,

  • Langkah di Depan Pintu

    Denting langkah berhenti di depan pintu,
    aku mendengar suara yang tak asing,

  • Seragam dan Bus Malam

    Di sudut kamar, baju seragam tergantung
    Seperti menunggu bisikan dari perjalanan
    Kau …

  • Langit di Balik Paku

    Tumpukan bayangan, kayu retak,
    lewat jendela kaca yang samar,
    kepingan senja diam …

  • Suaraku dalam sunyi

    Aku embun
    Yang akan terus menyentuh dedaunanMu
    Harapku agar kau hangatkan ketidakpastianMu …

  • Sebuah Perpisahan

    Tinggalkanlah jejakmu
    Di antara dedaunan yang gugur
    Aku takut
    Semakin kau mendekat