Puisi sedih menjabarkan kondisi yang sering terjadi: kehilangan, kegagalan, penyesuaian, dan cara meminta bantuan. Penulisan diarahkan agar pembaca memperoleh gambaran situasi yang jelas.
Arsip ini berguna untuk menemukan puisi sedih sebagai sarana refleksi dan referensi pendampingan emosional.
Aku ingin terdiam sejenak,
Bukan karena aku lemah,
Bukan karena aku tak …
Tak pernah ku anggap diriku bintang malam,
Yang bersinar di langit dan …
Di tengah keramaian..Jiwaku merindukan pelukan hangat.
Selalu berharap ada yang mengerti,
Di …
Kursi kosong di dermaga, bergetar
Di antara teriakan angin, garam laut menyengat
…
Langka sepeda ontel, rima sumbang
Di titian retak, langkah tersendat
Cermin menatap …
Di kursi belakang, terdengar tawa kecil,
anak-anak bermain petak umpet,
suara mereka …
Saat embun pagi menari
Ku tatap ombak yang berkilau di laut
Ombak …
Di depan kipas angin berputar pelan
Rambut basah menyibak cerita lama
Menyisir …
Kemana langkah ini harus melangkah
Saat harapan tak kunjung menyapa
Kemana rasa …
Saudaraku..
Kau sekuat ombak lautan..
Sebagaimana karang menantang badai..
Sering kali kau …
Dari manakah jejak ini bersembunyi,
Saat angin berbisik lembut,
Hanya tak kusadari,
…
Di ruang kerja yang sesak, aku duduk
mengembuskan napas, berat dan panjang,
…
Di kursi belakang bus malam yang sepi,
dompet tertinggal, tak sengaja terlupa.
…
Tikar digelar, di lantai dingin,
Suara langkah, tak kunjung datang.
Dinding bisu, …
Kedua tangan berusaha meraih cahaya bulan,
Engkau membiarkan kesunyian menyentuh jari-jariku,
Lalu …
Suarakan harapku, agar tak terabaikan I
Apa yang kan ku tuliskan
Agar …
Jam dinding berhenti di angka dua belas,
undangan tak terkirim terlipat rapi,
…
Denting langkah berhenti di depan pintu,
aku mendengar suara yang tak asing,
…
Di sudut kamar, baju seragam tergantung
Seperti menunggu bisikan dari perjalanan
Kau …
Tumpukan bayangan, kayu retak,
lewat jendela kaca yang samar,
kepingan senja diam …
Mengapa aku harus menatap langit
ketika bintang-bintang tak lagi bersinar
Mimpi yang …
