Puisi » Pohon Ketapang di Depan Jendela

Pohon Ketapang di Depan Jendela

Di ruang kerja yang sesak, aku duduk
mengembuskan napas, berat dan panjang,
seperti menahan tangis di tenggorokan,
di balik jendela, pohon ketapang berdiri,
daunnya bergoyang, menyapa lembut,
tapi tak bisa menjawab kegelisahan.

Di ruang tunggu yang sepi, aku merenung,
menyimpan jeda panjang di tengah kalimat,
seolah berharap ada yang mendengar,
tapi hanya sunyi yang merespons,
mengisi ruang di antara detak jam,
menggantung harap pada daun-daun.

Pohon ketapang itu, saksi bisu,
seperti menunggu kata yang tak terucap,
menggoyangkan dahannya, pelan,
seakan tahu rahasia yang kusimpan,
di bawah langit yang mulai gelap,
aku mencari jawaban dalam diam.

Di akhir hari, aku tersadar,
diam pun bisa menjadi suara,
mengalir dalam ruang dan waktu,
membawa pesan yang tak terkatakan,
pohon ketapang tetap tegak berdiri,
seperti aku, di tengah kesunyian ini.

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *