Hujan menari di atap
Seperti detak jantung yang bergetar
Rasa ini hancur …
The headlines whisper secrets I can't grasp,
ink smudged on fingertips,
stories …
Di tengah jalan yang sepi,
Seperti hari-hari yang lalu,
Menapaki jejak yang …
Angin membawaku berkelana,,
ombak waktu menembus malam,,
berputar,,
dalam sunyi,,
akar menembus …
Di kursi plastik, sarung tergantung malas,
Kopi dingin tersisa sebelum subuh,
Menyeruput …
We walked the streets, searching for a name
that seemed to dance …
Kau bagaikan embun di pagi hari,
menyusutkan hangatnya pelukan.
Kau bagaikan bintang …
jika aku berkelana lalu datang ombak pasang
pantai-pantai sepi, karang pun terbenam …
Di antara riuh suara malam,
Kau hadir dengan sinar harapan,
Meski langkahmu …
Kesombongan yang tak berujung,
Kekeliruan yang tak terhapus,
Saat kata-kata meluncur cepat …
di sinilah suaraku,
Menggenggam harapan,
Karena bagiku waktu adalah penantian,
Menunggu adalah …
The screen dims, a quiet sigh escapes,
fingers linger on the keys,
…
Akan datang hari yang tak terlupakan;
Saat embun pagi tak lagi menggoda;
…
Di kursi tunggu yang kosong,
jejak kaki kecil menghilang,
seperti hujan yang …
ombak berbisik
saat senja menanggalkan cahaya
menggugurkan harapan
dan menumbuhkan hikmah perjalanan
…
Malam ini kutulis nada yang paling sendu dalam syairku:
“Oh.. Kerinduan yang …
Desah angin membawaku
ke puncak keheningan
Aliran getar jiwaku pun bergetar
ketika …
Hening menyelusup,
dari jiwa yang telah lama tak bergetar
Kelabu menyapa tanpa …
Di pagi terlalu sepi, suara
terdengar dari balik pintu,
mengunci cerita semalam
…
The laptop's glow fades, a silent retreat,
Unfinished words linger, caught in …
Saat AKU bertanya
Apakah itu keindahan?
Saat AKU bertanya
Apakah itu kegelapan?
…
